Sekutu Harus Memperhatikan Perang Iran

Sekutu Harus Memperhatikan Perang Iran

ADALACENTER.NET– Menteri Luar Negeri Saudi dan Menteri Luar Negeri Iran pada hari Senin menghimbau masyarakat internasional untuk memperhatikan peperangan permusuhan Iran di Timur Tengah.

Negara Tetangga Mensponsori Milisi Sektarian Iran

Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan pelanggaran berulang Iran terhadap perjanjian internasional. Campur tangannya dalam urusan internal negara-negara tetangga dengan mensponsori milisi sektarian. Dan ancamannya terhadap navigasi maritim internasional adalah akar penyebab dari ketegangan regional saat ini.

Menteri luar negeri berbicara pada seminar bertajuk “Dialog dan kerjasama strategis antara GCC dan Republik Federal Jerman”. Sekretariat Jenderal GCC dan Asosiasi Persahabatan Jerman-Arab menyelenggarakan acara online sebagai bagian dari persiapan untuk Forum Dialog Teluk-Jerman kedua.

Pangeran Faisal mengatakan negara-negara GCC berupaya meningkatkan kerja sama dengan Jerman di semua bidang kehidupan.

“Seminar dan forum ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran antara kedua belah pihak. Tentang berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama khususnya di bidang politik, keamanan, dan ekonomi,” ujarnya.

Konstruktif Antara GCC Dan Jerman Memerlukan Koordinasi Kelembagaan 

Menyoroti pentingnya peran GCC untuk perdamaian dan stabilitas regional dan internasional, ia mendesak semua mitra internasional “untuk mempertimbangkan penyebab ketegangan saat ini di kawasan.”

Dia mengatakan negara-negara GCC terletak di wilayah yang terlibat dalam konflik yang disebabkan oleh kekuatan regional yang tidak dapat memanfaatkan potensi nasional mereka dan berusaha untuk mengguncang negara-negara tetangga.

Pangeran Faisal mengatakan Kerajaan sangat mementingkan penguatan hubungan dengan komunitas internasional dan bekerja dengannya untuk menghadapi tantangan global. Dia mengatakan tuan rumah KTT G20 oleh Kerajaan adalah kesaksian atas pendekatannya berdasarkan kerja sama.

“Tanggung jawab kelompok G20 terletak pada investasi dalam kerjasama saat ini untuk memberdayakan manusia, meletakkan dasar untuk masa depan yang lebih baik, dan merancang kebijakan ekonomi yang berkelanjutan,” kata menteri.