Hampir 790 Ribu Jamaah Melakukan Umrah Kembali

 

Hampir 790 ribu jamaah melakukan umrah sejak dimulainya kembali Umrah

ADALACENTER.NET–Karena Kerajaan kembali ke jalurnya setelah penguncian sebelumnya, Maka akan diadakan Umrah kembali. Rencana untuk mempertahankan layanan bagi para jamaah sambil mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat terbukti berhasil.

Departemen Haji serta Arab Saudi mengatakan kalau 788. 038 orang sudah melaksanakan umrah secara total semenjak dimulainya kembali ritual umrah secara bertahap mulai 4 Oktober. Sesi ketiga, yang diawali pada 1 November, membolehkan jamaah dari luar negeri buat melaksanakan ritual bersama penduduk. Kerajaan.

Arab Saudi menangguhkan umrah pada bulan Maret serta secara signifikan kurangi jumlah jamaah haji pada bulan Juli dengan cuma mengizinkan dekat 1. 000 jamaah, seluruhnya bagaikan asumsi terhadap pandemi COVID- 19.

Dalam wawancara dengan Arab News, Dokter. Amr AlMaddah, wakil menteri di Departemen Haji serta Umrah, mencatat kalau seluruh visa dari luar negara yang sudah diajukan lewat agen terakreditasi serta kantor industri umrah bersertifikat sudah diterima, asalkan penuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Kantor Pariwisata Luar Negeri Kontrak Dengan Departemen Haji Supaya Dapat Melaksanakan Umrah

Hampir 790 ribu jamaah melakukan umrah sejak dimulainya kembali Umrah

Wakil menteri berkata pada sesi awal Umrah. Yang berlangsung sepanjang 14 hari,  84,000 jamaah diterima- 6,000 orang per hari. Sekitar 210,000 jamaah melaksanakan ritual sepanjang sesi kedua, yang berlangsung sepanjang 14 hari, dengan kapasitas 15,000 jamaah per hari. Minggu kemudian Al- Maddah berkata,” 4 kelompok yang berjumlah nyaris 1,000 jamaah tiba dari luar negara.”

Sementara itu, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, presiden Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci . Menyerukan peningkatan jumlah jalur di sekitar Ka’bah untuk mengakomodasi peningkatan. Jumlah jamaah dan untuk mengalokasikan jalur bagi para lansia dan lansia. Penyandang disabilitas, serta jalur bagi mereka yang menggunakan kursi roda.

Selama tahap ketiga protokol regulasi akan ditinjau untuk merampingkan layanan bagi jamaah

Pelamar umrah dari luar negeri harus berusia antara 18 hingga 50 tahun, sesuai dengan persyaratan Kementerian Kesehatan. Mereka juga harus menyerahkan tes RT-PCR negatif COVID-19, yang dikeluarkan oleh laboratorium yang andal dan diambil 72 jam sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Jemaah haji wajib melakukan booking melalui aplikasi Eatmarna untuk menunaikan umroh, sholat di Masjidil Haram, mengunjungi Masjid Nabawi dan sholat di Kamar Suci Nabi di Masjid Nabawi, sesuai dengan ketentuan dan kapasitas yang tersedia. Setiap jamaah juga harus memiliki tiket pesawat pulang pergi yang telah dikonfirmasi.

Al-Maddah menekankan: “Jamaah yang hanya memesan janji untuk sholat tidak dapat melakukan umrah karena mereka tidak akan bisa masuk ke area Tawaf.”