Forum Antaragama G20 dimulai pada 13 Oktober di Riyadh

ADALACENTER.NET– Pusat Internasional Dialog Antaragama dan Antarbudaya Raja Abdullah bin Abdul Aziz (KAICIID) dan mitra internasionalnya akan meluncurkan Forum Antaragama G20 (Interfaith 7) lima hari. Forum tersebut akan dihadiri oleh 500 tokoh agama, pakar di berbagai bidang, serta perwakilan organisasi kemanusiaan, lembaga global, dan pembuat kebijakan. Faisal bin Abdurrahman bin Muammar, Sekretaris Jenderal KAICIID, mengatakan penyelenggaraan forum ini di Riyadh menegaskan posisi global Arab Saudi yang menonjol.

Ini menyoroti peran kunci Arab Saudi dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi dan kerukunan antaragama, katanya.Ketua KAICIID mengatakan forum tersebut berupaya untuk mendukung upaya individu dan tokoh agama untuk membantu mereka membawa perubahan dalam pembuatan kebijakan untuk mempromosikan perdamaian dan budaya dialog dan toleransi.

Diskusi Panel Untuk Pandemi COVID-19.

Dia mengatakan program sehari penuh akan didedikasikan untuk diskusi tentang konsekuensi pandemi penyakit virus corona (COVID-19) dan cara untuk mengurangi efek global dari krisis kesehatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di hari pertama forum, peserta akan membahas peran agama dalam menjembatani dan menyelesaikan konflik.Tiga diskusi panel akan diadakan pada hari kedua yang didedikasikan untuk pandemi COVID-19.

Sesi hari ketiga akan menyoroti isu-isu terkait pemberdayaan perempuan, pemuda, dan kelompok rentan lainnya. Dua hari terakhir akan fokus pada peran lembaga keagamaan dalam memerangi perubahan iklim dan masalah lain yang dihadapi dunia.Forum tersebut juga berupaya untuk meningkatkan kesadaran akan peran organisasi keagamaan dalam melaksanakan jadwal PBB untuk pembangunan berkelanjutan 2030 yang mengakomodasi 17 tujuan pembangunan berkelanjutan.