Dewan Shoura Saudi Mengadakan Tentang Keterampilan Warga Negara

Dewan Shoura Saudi Mengadakan Tentang Keterampilan Warga Negara

ADALACENTER.NET–Dewan Shoura Saudi yang diketuai oleh Pembicara Dr. Abdullah Al-Asheikh pada hari Selasa meminta Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia (Hadaf) untuk mempelajari kesenjangan keterampilan antara pencari kerja Saudi dan non-Saudi di depan umum dan sektor swasta dan meluncurkan inisiatif untuk mengisi kesenjangan berdasarkan temuan penelitian.

Dewan tersebut meminta Hadaf untuk menggunakan data tersebut guna menetapkan tujuan baru guna merampingkan pasar tenaga kerja Saudi dan meningkatkan kemampuan kader nasional untuk memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

Dewan Shoura mengarahkan Dana Pengembangan Real Estat untuk melanjutkan proyek renovasi perumahan dan menaikkan plafon dari jumlah yang dialokasikan untuk mengurangi dampak kenaikan biaya bahan mentah dan layanan lainnya. Anggota dewan memuji peran Otoritas Hiburan Umum dan menyarankan cara untuk memastikan keberlanjutan sektor. Mereka juga merekomendasikan peningkatan peran organisasi nonprofit di sektor tersebut.

Dewan meminta Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral untuk mengambil langkah-langkah pendirian pabrik dan kesatuan industri di kota-kota berkembang dan di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan tenaga kerja berkualitas. Ini mendesak kementerian untuk merampingkan prosedur pembentukan unit industri baru dengan membuka lebih banyak saluran komunikasi dengan calon investor.

Shoura menyetujui draf nota kesepahaman antara Saudi Authority for Data and Artificial Intelligence (SDAIA) dan International Telecommunication Union untuk meningkatkan kerja sama di bidang kecerdasan buatan. Dewan juga menyetujui rancangan perjanjian antara Kerajaan dan Hongaria di bidang layanan transportasi udara.

Dewan Shoura Saudi Mengadakan Tentang Keterampilan Warga Negara Pelatihan Saudi

Dr. Mohammed bin Ali Al-Hayaza baru-baru ini ditunjuk sebagai anggota dewan Komisi Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan. Ia memperoleh gelar sarjana kimia dari KSU. Dia mengambil gelar master dan Ph.D. dalam bidang kimia dari Universitas Boston masing-masing pada tahun 1988 dan 1992.

Al-Hayaza telah menjadi presiden Universitas Alfaisal sejak 1 Maret 2015. Ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Shoura selama hampir 20 bulan mulai tahun 2015. Ia menjabat sebagai menteri kesehatan sejak Desember 2014 hingga Januari 2015.

Sebelum bergabung Alfaisal, Al-Hayaza menjabat sebagai presiden Universitas Jazan dari 2007 hingga 2014. Dia menjabat sebagai wakil presiden untuk studi pascasarjana dan penelitian di Universitas King Khalid (KKU) dari Agustus 2002 hingga 23 November 2007. Dari April 2003 hingga November 2007, ia bekerja sebagai guru besar di departemen kimia KKU.

Selama masa jabatannya di KKU, ia mendirikan Sekolah Tinggi Teknik dan Sekolah Tinggi Ilmu Komputer dan menjabat. Penjabat dekan di kedua perguruan tinggi sampai dipromosikan menjadi wakil presiden untuk studi dan penelitian pascasarjana pada tahun 2002.

Al-Hayaza memulai karirnya di King Saud University (KSU) pada tahun 1992 dan keluar dari KSU pada tahun 1999 sebagai dekan Sekolah Tinggi Pendidikan. Pada tahun 1999, Universitas Raja Khalid (KKU) mengangkatnya sebagai dekan Sekolah Tinggi Sains. Sejak April 2003 hingga November 2007, ia menjabat sebagai guru besar di jurusan kimia di KKU.

Dari Oktober 1999 hingga September 2002, Al-Hayaza menjabat sebagai dekan Fakultas Sains di KKU. Al-Hayaza juga bekerja sebagai penjabat dekan Sekolah Tinggi Teknik dari Juni 2001 sampai Agustus 2002. Dia menjabat sebagai dekan Sekolah Tinggi Pendidikan di KSU cabang Abha dari Mei 1997 sampai September 1999.