AS Tolak Partisipasi Hizbullah di Pemerintahan Baru Lebanon

adala

ADALACENTER.NET — Amerika Serikat( AS) menegaskan penolakannya atas partisipasi Hizbullah dalam pemerintahan baru di Lebanon. Juru Bicara Departemen Luar Negara AS Morgan Ortagus berkata perilaku AS terhadap Hizbullah telah jelas sepanjang sebagian dekade.

” Kami, di Departemen Luar Negara serta di Kongres kami, kami seluruh telah jelas tentang komentar kami sepanjang sebagian dekade saat ini, tentang Hizbullah terletak di pemerintahan Lebanon. Kami bukan pihak yang bersedia berurusan dengannya,” kata Ortagus kepada Angkatan laut(AL) Arabiya, Kamis( 3/ 9).

Menteri Luar Negara AS Mike Pompeo berkata pemerintah baru di Lebanon wajib melaksanakan pergantian nyata, sebaliknya Hizbullah yang didukung Iran wajib dilucuti. Ia berkata keterlibatan Hizbullah dalam pemerintahan baru Lebanon tidak dapat diterima.

Pompeo mengatakan tiap pemerintah baru wajib melaksanakan reformasi signifikan serta pergantian nyata yang dimohon oleh rakyat Lebanon.” Serta Amerika Serikat hendak memakai kedatangan diplomatik serta keahlian diplomatiknya buat membenarkan kalau kami memperoleh hasil itu,” tambahnya.

Kedatangan Hizbullah, lanjut Pompeo, malah hendak menimbulkan resiko.” Jadi orang- orang yang jadi bagian dari itu ataupun bermain footsie dengan Hizbullah wajib ketahui kalau itu tidak produktif,” katanya.

Hizbullah merupakan salah satunya kelompok non- negara yang senantiasa mempertahankan senjata sehabis berakhirnya Perang Kerabat 1975- 1990.” Seluruh orang melucuti senjata kecuali Hizbullah. Inilah tantangan yang didatangkan,” kata Pompeo.

Pompeo berkata senjata Hizbullah tidaklah yang diperlukan keamanan regional. Washington juga berkoordinasi dengan Prancis buat menolong menuntaskan permasalahan Lebanon.